Kamis, 27 Februari 2014

Analisis Lingkungan Pemasaran



Assalamualikum........ Saya akan kembali mengulas materi yang telah disampaikan oleh Dr. Amril Muhammad S.E, M.Pd selaku dosen manajemen pemasaran yaitu mengenai analisis lingkungan pemasaran.
Lingkungan pemasaran terdiri dari pelaku-pelaku dan kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi-transaksi dan hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan yang dituju (sasaran), dan harus di ketahui bahwa kebutuhan dan keinginan para konsumen terus berubah. Jika ingin berhasil maka para produsen (pemasok/pemasar) perlu bersungguh-sungguh berupaya untuk menentukan kebutuhan konsumen mereka sekarang dengan cara menganalisis lingkungan pemasaran. Dengan menganalisis lingkungan pemasaran kita dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman apa saja yang ada pada pemasaran, dengan demikan dapat dengan mudah untuk menentukan strategi apa yang akan digunakan.
            Analisis lingkungan pemasaran terdiri dari analisis lingkungan mikro dan lingkungan makro. lingkungan mikro terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar, sedangkan lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan yang mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro perusahaan.

_ Lingkungan mikro_
Tujuan utama setiap perusahaan adalah melayani dan memuaskan konsumen dalam memenuhi setiap kebutuhannya. Bila konsumen merasa puas tentu saja akan membawa keuntungan bagi perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan menghubungi jumlah pemasok bahan mentah yang harus di perhatikan (berapa lama daya tahan bahan mentah yang kita beli,ketersedian bahan mentah di pasaran) dan perantara pasar untuk menjangkau para pelanggan yang akan dituju (sasarannya). Dan hal yang harus di cermati dalam hal ini:

a)      Pemasok
Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan atau individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. Perkembangan dalam lingkungan pemasok ini bisa sangat mempengaruhi pemasaran dimana manajer pemasaran perlu mengawasi harga-harga bahan baku karena kenaikan bahan baku bisa mempengaruhi harga jual dari produk yang akhirnya akan mengurangi pemasaran yang dimiliki oleh perusahaan.
b)     Perantara Pemasaran
Para perantara pemasaran adalah perusahaan-perusahaan yang membantu perusahaan itu dalam promosi, penjualan dan distribusi barang-barangnya kepada para pembeli terakhir. Perantara ini memungkinkan perusahaan tidak perlu lagi memiliki truk-truk besar untuk membawa barang dagangannya, tidak perlu lagi melakukan promosi yang berlebihan karena perusahaan-perusahaan ini membuka tempat-tempat yang trategis untuk mempromosikan barang dagangannya.
c)      Konsumen
Konsumen adalah objek utama yang harus selalu diperhatikan, keberhasilan meningkatkan jumlah barang yang dijual ditentukan oleh konsumen. Hubungan baik dengan konsumen menciptakan pasar sasaran yang membeli produk yang dihasilkan. Konsumen dapat memperlancar dan menghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasarannya. Pada dasarnya lebih mudah mempertahankan konsumen tetap di bandingkan konsumen yang tidak tetap.
d)     Para pesaing
Jarang sekali suatu organisasi hanya sendirian dalam usahanya melayani sekelompok pasar pelanggan. Usahanya untuk membangun sistem yang efisien guna melayani pasar itu disaingi oleh usaha serupa dari pihak lain. Sistem pemasaran perusahaan dikelilingi dan dipengaruhi oleh sekelompok pesaing. Para pesaing ini perlu diidentifikasi, dimonitor, dan dikalahkan untuk memperoleh dan mempertahankan kesetiaan pelanggan kepada perusahaan yang bersangkutan. Ini dapat dilakukan dengan pelayanan terhadap konsumen yang diberikan sebaik mungkin karena dengan rasa nyamanlah konsumen tidak akan pergi dan beralih kepada pesaing kita.
e)      Masyarakat umum
Masyarakat umum dapat memperlancar dan menghambat kemampuan organisasi untuk mencapai sasarannya. Hubungan dengan masyarakat umum perlu dipahami sebagai pelaksana kegiatan pemasaran yang luas. Masyarakat umum menjadi sangat penting bagi perusahaan karena masyarakat umum akan memberikan dampak kemampuan organisasi perusahaan dalam mencapai sasarannya. Sebuah organisasi bukan hanya harus memperhatikan para pesaingnya dalam upaya memuaskan pasar sasarannya, tetapi juga memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat umum yang menaruh perhatian.

_ Lingkungan Makro _
Dalam lingkungan makro terdapat kekuatan-kekuatan yang dapat memberikan peluang atau menimbulkan ancaman bagi perusahaan sehingga perlu dicermati dan ditanggapi oleh perusahaan. Kekuatan-kekuatan lingkungan yang dapat berpengaruh pada proses pengambilan keputusan dalam perencanaan pemasaran, antara lain:

a). Demografi
Berisikan tentang data kependudukan beserta karakteristik distribusinya. Perusahaan perlu melihat kecenderungan demografi utama dan karakteristiknya karena dapat berpengaruh pada pengambilan keputusan dalam perencanaan pemasaran.
b).Kondisi ekonomi
Hal-hal yang terkait antara lain distribusi pendapatan, tabungan, hutang atau ketersediaan kredit. Produsen perlu memperhatikan kecenderungan-kecenderungan utama dalam pendapatan dan pola pengeluaran yang dipengaruhi oleh faktor tingkat harga.
c).Lingkungan teknologi
Perubahan teknologi membawa dampak pada perubahan gaya hidup dan  pola konsumsi pasar. Untuk itu dibutuhkan adanya inovasi penelitian dan pengembangan (R&D) untuk menciptakan ide-ide kreatif produk baru yang berorientasi pasar karena adanya kebutuhan konsumen yang perlu terpenuhi.
d).Politik dan hukum
Keputusan pemasaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan dalam lingkungan politis yang terdiri dari hukum, badan pemerintah dan kelompok berpengaruh.
e).Sosial dan budaya
Pergeseran nilai budaya, cara hidup, nilai-nilai sosial, keyakinan dan kesenangan dari suatu masyarakat perlu mendapat perhatian produsen karena dapat mempengaruhi program pemasaran.
f).Lingkungan fisik atau alam
Produsen (penjual/pemasar) perlu memperhatikan hal-hal seperti keterbatasan sumber daya alam, pelestarian lingkungan, dan meningkatnya polusi dan biaya energi untuk penentuan program pemasaran suatu produk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar